
Sedikit Sejarah PHP
PHP Merupakan bahasa yang hanya dapat berjalan pada server, dan hasilnya akan diakses oleh klien dengan mengunakan browser. Interpreter PHP dalam mengeksekusi kode PHP pada sisi server desebut server –side berbeda dengan java yang mengeksekusi program pada sisi klien atau client-side. PHP sendiri singkatan dari PHP Hypertext Processor.
Jika kita lihat dari dari sejarah ,
awalnya PHP diciptakan oleh Rasmus Leodoft yang membuat script perl.
Script tersebut sebenarnya dimaksudkan untuk program dirinya sendiri,
script itu dikemas menjadi sebuah tool kemudian disebut “personal Home
Page pada tahun 1994. Dan inilah awalmulanya muncul PHP .
PHP dapat menukarkan static website yang menggunakan HTML ke dinamic web pages yang berfugsi secara automatic seperti ASP,CGI dsb.
PHP
sendiri dapat digunakan pasa server-server berbasis Linux, UNIX,
Windows, NT, dan machintosh Web server yang biasa digunakan pada web
server Apache, namun sekarang dapat juga digunakan pada PWS (Personal
Web Server, atau IIS (Internet Information Server), dan Xitami . Dan PHP
mengalami perkembangan – perkembangan yang dibuat dalam versi windows
Hingga tanggal 8 Desember 2008, PHP terbaru , versi 5.2.8 .
Keungulan dan Kegunaan PHP
PHP mulai banyak digunakan dalam pembuatan web karna:
1. open source
2. connecting and querying a database dapat dilakukan dengan 2 atau 3 script.
3. optimasi waktu respon pada aplikasi web
4. bahasa pemrograman yang sederhana dan kuat
5 Life Cycle yang singkat, sehingga PHP selalu up to date mengikuti perkembangan teknologi internet.
6. Cross platform, PHP dapat dipakai di hampir semua web server yang ada di pasaran (Apache,
AOLServer, fhttpd, phttpd, Microsoft IIS, dan lain-lain) yang dijalankan pada berbagai sistem operasi
(Linux, FreeBSD, Unix, Solaris, Windows). Dengan demikian, proses developing dapat dilakukan
menggunakan sistem operasi yang berbeda dengan system operasi yang digunakan setelah publish
(misalnya developing di Windows kemudian dipasang di web server yang menggunakan sistem operasi
Linux).
7. Hampir seluruh aplikasi berbasis web dapat dibuat degan PHP, namun fungsi utama dari PHP adalah
untuk menghubungkan database dengan web. PHP mendukung banyak paket database , baik yang
komersil maupun yang nonkomersil, seperti postgreSQL, mSQL, MySQL, Oracle, Informix, Microsof
SQL Server, Microsoft Access , dBase (dBase III+, Visual dBase, Visual Vox Pro, dll) dan banyak lagi.
PHP dapat diinstal sebagai bagian atau modul dari Apache web server atau sebagai CGI script yang
mandiri. Jika PHP digunakan sebagai modul dari Apache web server, maka beberapa keuntungan yang
dapa diperoleh adalah sebagai berikut :
a. Waktu eksekusi lebih cepatuntuk menghubungkan database dengan web. PHP mendukung banyak paket database , baik yang
komersil maupun yang nonkomersil, seperti postgreSQL, mSQL, MySQL, Oracle, Informix, Microsof
SQL Server, Microsoft Access , dBase (dBase III+, Visual dBase, Visual Vox Pro, dll) dan banyak lagi.
PHP dapat diinstal sebagai bagian atau modul dari Apache web server atau sebagai CGI script yang
mandiri. Jika PHP digunakan sebagai modul dari Apache web server, maka beberapa keuntungan yang
dapa diperoleh adalah sebagai berikut :
b. Akses database yang lebih flexibel
c. Tingkat keamanan lebih tinggi
Elemen Dasar PHP
Karakter
Istilah karakter banyak dijumpai pada
bahasa pemrograman computer. Karakter dapat berupa sebuah huruf, sebuah
angka tunggal, spasi, tanda control seperti carriage return, atau sebuah
symbol seperti + dan ?.
Pengenal
Pengenal (identifier) banyak digunakan dalam program untuk memberi nama variable, fungsi, atau kelas.
Aturan yang berlaku untuk pengenal
- Karakter yang dapat digunakan adalah huruf, angka, atau garis bawah. - Karakter pertama harus berupa
huruf atau garis bawah.
- Panjang pengenal bias berapa saja.
- Case sensitive (huruf besar dan kecil dibedakan).
- Bila membuat suatu nama, hindarkan penggunaan nama yang sama dengan nama-nama yang tersedia pada
PHP. Contoh nama variable $print.
Tipe Data
Tipe data dasar pada PHP ada tiga macam yaitu
- Integer (menyatakan tipe data bilangan bulat dengan jangkauan kira-kira dari -2 milyar hingga +2 milyar)
- Double (tipe data bilangan real atau pecahan)
- String (menyatakan tipe data teks)
Konstanta
Konstanta menyatakan nilai yang tetap di dalam program. Sebagai contoh, pada pemyataan :
Print("Hallo");
Hallo adalah konstanta string.
Pada PHP dikenal sejumlah karakter
yang menggunakan penulisan secara khusus, yaitu didahului dengan symbol
backslash (\). Karakter-karakter yang diawali dengan tanda "\" backslash
| Penulisan Karakter yang dimaksud \" Petik ganda \1 Backslash \$ Tanda dollar \n Newline(pindah baris) \r Carriage return \t Tab \x00 s/d \xFF Karakter heksadesimal |
Operator
Operator adalah symbol yamg digunakan
dalam program untuk melekukan suatu operasi, misalnya penjumlahan , atau
perkalian, pembandingan kasamaan dua buah nilai, atau bahkan bahkan
memberikan nilai ke variable. Nilai yang dioperasikan oleh operator
(disebut operand atau argument) bersama-sama operator membentuk ekspresi
(ungkapan).
Operator Aritmetika
Operator aritmetika adalah operator yang digunakan dalam operasi matematika.
| Operator Kegunaan Prioritas + Penjumlahan Ketiga - Pengurangan Ketiga * Perkalian Kedua / Pembagian Kedua \ Sisa Pembagian Kedua ++ Penaikan Pertama -- Penurunan Pertama |
Contoh secript
| <html> <head> <title>PHP<title> <head> <body> <?php echo “ putroweb ?> </body> </html> |
kita tak perlu menulisbanyak perinah untuk menghasilkan output, Melainkan menulis tag HTML ditambah tag khusu yaitu </php dan ?>
Teknik menulis Script PHP
ada beberapa cara menulis script PHP:
| 1. <? Script PHP ?> 2. <?php Script PHP ?> 3. <% Script PHP %> 4.< Skript Language=”php”> Script PHP </script> |
Adapun kateria yang harus diperhatikan dalm penulisan script PHP sebagai berikut
1. Setiap halaman yang menagandung script PHP disimpan dengan extensi PHP sesuai sengan program PHP.
Contoh “nama_file.php”
2.Dalam PHP pernyataan cetak dibedakan menjadi 2 yaitu , print dan echo .
contoh:
| print (“ isi perintah “) printf (“ isi perintah ”); echo “ isi perintah ” ; echo perintah |
3.setiap pembuka <?php … harus diakhiri dengan penutup ?>
contoh:
| <?php print (“ putroweb “) ; ?> |
4.setiap akhir baris hasrus diakhiri dengan titik koma (;) ,misal jika kita ingin menuis “ putroweb “
contoh :
| <?php print (“ putroweb “) ; ?> |
5. Semua bentuk variable harus diberi tanda sting dolar ($) pada penulisan awalnya.
contoh:
| $nama=putroweb ; |
6. Penulisan comment atau keterangan didahului dengan pembukaan /* dan diakhiri dengan */ .Biasanya ini
digunakan untuk comment yang berbentuk kalimat.
contoh:
| <?php /* Untuk menuliskan comment */ print ( “ nama saya Bunafit NUgroho “) ?> |
8. Semua script Html yang digabugkan dalam script PHP harus dihilangkan tanda petiknya (“”) .sebagai
contoh jika kita ingin member waran pada background maka perintah yang kita gunakan dalam html adalah
<body bgcolor=”#ff0000”> tapi jika diletakan pada PHP, maka secript itu harus dirubah
menjadi<body bgcolor=#ff0000>.agar lebih jelasnya lihat contoh berikut>
Script pada HTML:
| …. <body bgcolor=”009900”> <?php print ( “ putroweb “ ); ?> …….. |
script pada PHP:
| <?php echo ( “ <BODY bgcolor=#ff0000> “); print (“ hallo putroweb “); ?> |
ini adalah kumpulan dari beberapa artikel yang saya kumpulkan untuk memperjelas pengertian tentang PHP.
Bagai mana menurut anda? Apakah sudah jelas dengan penjelasan diatas?
Terimakasih sudah mengunjungi blog ini...
RSS Feed
Twitter
19.30
Unknown
